Ketupat Raksasa Indonesia Pecahkan Rekor Dunia  

Ketupat adalah hidangan khas masyarakat Indonesia dalam menyambut hari raya Idul Fitri. Guna memeriahkan hari terakhir perayaan Idul Fitri yang jatuh pada tanggal 12 Oktober ini, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memecahkan rekor pembuatan ketupat terbesar di dunia.

Ketua MURI (Museum Rekor Indonesia), Jaya Suprana, menyerahkan piagam penghargaan pemecahan rekor dunia kepada TMII atas keberhasilannya membuat ketupat berukuran raksasa. Ketupat raksasa dengan bobot 1 ton ini memiliki ukuran panjang 2,5 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 0,9 meter. Rencananya, ketupat raksasa ini akan dibagikan kepada masyarakat kurang mampu.


[Jaya Suprana - Ketua MURI]

"Rekor hari ini memiliki nilai kebudayaan, memiliki nilai kemanusiaan. Karena ketupat ini nantinya akan disebarkan kepada teman-teman (masyarakat, red) untuk dimakan, jadi tidak mubazir."

Untuk membuat ketupat raksasa ini, diperlukan kerjasama puluhan orang selama 4 hari 3 malam. Ketupat raksasa ini sendiri memiliki bahan dasar beras seberat 750 kilogram dengan bungkusan anyaman daun lontar yang didatangkan dari Tuban, Jawa Timur. Untuk merebus ketupat raksasa ini, diperlukan waktu 12 jam dengan dandang sebesar 3 meter x 3 meter x 1,2 meter.

[Suprayogi - Tim Pembuat Ketupat Raksasa]

"Rencananya memang kita buat berdiri, tapi karena masih lembek, masih panas untuk berdiri, mendirikan beras 1 ton yang masih lembek, itu penuh kesulitan bagi kami. Tapi ke depan, kami akan buat bukan hanya dapat berdiri, saya berpikir kita akan membuatnya sehingga bisa digantung."

Ketupat adalah sejenis makanan yang terbuat dari beras yang dibungkus anyaman daun kelapa muda. Biasanya, ketupat disajikan dengan opor ayam dan sambal goreng. Secara tradisi, hidangan ketupat ini tidak hanya dinikmati bersama keluarga, melainkan juga dijadikan hantaran kepada tetangga-tetangga sebagai simbol permohonan maaf dan silaturahmi.

[Ade F. Meyliala - Direktur Operasional TMII]

"Kami berusaha menjadi pelopor untuk melestarikan budaya, karena setiap perayaan lebaran, selalu ada tradisi yang namanya hari raya ketupat. Dalam rangka hari raya ketupat ini, kita coba membuat ketupat raksasa. Ini yang akan kita sosialisasikan sebagai tradisi bangsa, tradisi budaya Indonesia."

This entry was posted on 08.57 and is filed under . You can leave a response and follow any responses to this entry through the Langganan: Posting Komentar (Atom) .

0 komentar